Rabu, 26 Maret 2008

EFEK RUMAH KACA

Efek Rumah Kaca

Penyebab

Efek rumah kaca (green house effect) disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer dan gas-gas lainnya seperti (SO2), nitrogen oksida (NO), nitrogen dioksida (NO2), gas metan (CH4), kloroflourokarbon (CFC) di atmosfir. Kenaikan konsentrasi CO2 itu sendiri disebabkan oleh kenaikan berbagai jenis pembakaran di permukaan bumi seperti pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara, dan bahan-bahan organik lainnya yang melampaui kemampuan permukaan bumi antuk mengabsorpsinya. Bahan-bahan di permukaan bumi yang berperan aktif untuk mengabsorpsi hasil pembakaran tadi ialah tumbuh-tumbuhan, hutan, dan laut.

Energi yang diabsorpsi dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi infra merah oleh awan dan permukaan bumi. Hanya saja sebagian sinar infra merah tersebut tertahan oleh awan, gas CO2, dan gas lainnya sehingga kembali ke permukaan bumi.

Kapan kita melepas Gas Rumah Kaca? (gas-gas di atmosfer yang memiliki kemampuan untuk menyerap radiasi matahari yang dipantulkan oleh bumi sehingga bumi menjadi semakin panas)
Kapan saja kamu ….

Nonton TV
Memasang AC
Menyalakan Lampu
Menggunakan pengering Rambut
Mengendarai Mobil
Bermain Video Game
Menyalakan Radio
Mencuci atau Mengeringkan Pakaian dengan Mesin
Menggunakan Microwave / Oven

Setiap melakuan hal itu kita membutuhkan tenaga listrik dan listrik dihasilkan melalui pembangkit listrik power plant yang sebagian besar menggunakan batubara dan minyak bumi. Selain itu menggunakan/membeli barang-barang produksi pabrik dapat menambah GKR karena proses produksinya melepas GRK ke udara.

Akibat

Meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrim di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer, padahal karbon dioksida mempunyai sifat menyerap sinar (panas) matahari yaitu sinar inframerah -sehingga temperatur udara menjadi lebih tinggi karenanya.

Selain itu dapat menimbulkan hancurnya gunung-gunung es di kutub yang akan mengakibatkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga air laut mengembang dan terjadi kenaikan permukaan laut yang mengakibatkan negara kepulauan akan mendapatkan pengaruh yang sangat besar.

Solusi

1. Hemat Penggunaan Listrik dan Bahan Bakar

Matikan lampu, televisi, dan komputer ketika selesai menggunakannya.
Naik Sepeda, Bis, dan Jalan Kaki, dengan sekali-sekali naik bis, mengendarai sepeda, atau berjalan kaki, kita sudah menghemat penggunaan energi fossil.
Penggunaan emisi gas karbon dioksida, mobil-mobil yang boros bahan bakar sebaiknya lebih diefisienkan. Kita juga dapat mengganti bahan bakar minyak dengan tenaga tata surya yang ramah lingkungan.

2. Penanaman Pohon

Menanam pohon di rumah dan sekolah adalah kegiatan yang menyenangkan dan salah satu cara yang bail untuk mereduksi gas rumah kaca. Pohon mengabsorbsi CO2 dari udara.

3. Daur Ulang

Mendaur ulang kaleng, botol, kantong plastik, dan Koran dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan sampah dan membantu penyelamatan sumber daya alam, seperti pohon, minyak bumi, dan bahan metal seperti alumunium.

4. Ketika belanja, Belilah Barang yang Ramah Lingkungan

Salah satu cara untuk mengurangi pelepasan GRK ke atmosfir adalah membeli produk yang hemat energy. Kita dapat membantu menghemat energi dengan menggunakan mobil yang lebih sedikit menggunakan bahan bakar. Beberapa benda, seperti komputer, TV, Stereo, dan VCR mencantumkan label bertuliskan \"Energy\" dengan gambar sebuah bintang. Produk dengan label ENERGY STAR® dibuat untuk menghemat energi. Membeli produk ini akan membantu pelestarian lingkungan.




Cynthia Melyani Tongku

X-I / 10